Latest News
Powered by Blogger.
Sunday, November 6, 2016

Lebih 170.000 Bayi Suriah Lahir di Kamp Pengungsian Turki

Lebih 170.000 Bayi Suriah Lahir di Kamp Pengungsian Turki

ACEHBesmart.com, ANKARA: Solusi Eropa dan pihak Barat untuk menangani krisis pengungsi terus menjadi bumerang. Otoritas Turki mengatakan lebih dari 170.000 bayi Suriah terlahir sebagai pengungsi di negara mereka sejak konflik Suriah bermula lima tahun silam.

Otoritas Manajemen Darurat dan Bencana Turki (AFAD), merilis data pada Rabu 2 November, yang menyatakan Ankara telah menghabiskan lebih dari USD12 miliar demi menampung lebih dari 3 juta pengungsi. Turki menjadi tuan rumah dengan jumlah terbesar pengungsi Suriah di dunia.

Data AFAD juga menyebutkan bahwa lebih dari 82.000 anak-anak telah bersekolah di pusat-pusat pemukiman. 

Konflik Suriah sejauh ini telah menyebabkan lebih dari enam juta orang kehilangan tempat tinggal, dan lebih dari empat juta lainnya melarikan diri ke negara-negara tetangga, yaitu Yordania, Lebanon, dan Turki.

Dilansir Telesur TV, Rabu (2/11/2016), angka terbaru menunjukkan lebih dari 500.000 orang di Suriah tewas sejak konflik meletus pada 2011. Sedangkan PBB mengatakan, setidaknya 13,5 juta orang dari 20 juta penduduk Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Jumlah terbaru menyoroti bagaimana negara-negara Eropa telah gagal memikul tanggung jawab mereka dalam krisis pengungsi, yang disebut-sebut terbesar sejak Perang Dunia II.

Alih-alih menerima lebih banyak pengungsi, Uni Eropa menandatangani perjanjian kontroversial dengan Turki, membuat blok dengan negara-negara terkaya dan paling maju, untuk mengembalikan para pengungsi yang tiba di Yunani ke Turki dengan imbalan bantuan lebih dari USD4,5 miliar.

Negara-negara lain di blok itu, yang dipimpin pemerintah sayap kanan, telah membangun tembok dan pagar di sepanjang perbatasan mereka demi menghentikan aliran pengungsi. Rintangan itu disebut berbagai kelompok HAM sebagai pelanggaran hukum keimigrasian internasional.

Beberapa perbaikan sejauh ini menjadi bumerang tatkala para pengungsi memilih rute yang lebih berbahaya dari Turki dan Afrika Utara untuk mencapai Eropa. PBB mengatakan 2016 telah menjadi tahun paling mematikan bagi pengungsi, karena lebih dari 3.800 orang tewas saat mencoba menyeberangi Laut Mediterania ke pantai selatan Eropa.

Ankara mengatakan bahwa mereka hanya menerima sekitar USD 512juta bantuan dari masyarakat internasional.

Turki sendiri kini terlibat dalam konflik Suriah karena secara terbuka mendukung beberapa kelompok anti-pemerintah dan mengerahkan pasukan ke kawasan utara Suriah.

[Link Editor By : Otoritas Manajemen Darurat dan Bencana Turki (AFAD)]
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Lebih 170.000 Bayi Suriah Lahir di Kamp Pengungsian Turki Rating: 5 Reviewed By: T. Naganur TubeHD