Latest News
Powered by Blogger.
Wednesday, September 16, 2015

Kota Banda Aceh : Bagaimana Islam Memandang Kesenian?

Kota Banda Aceh : Bagaimana Islam Memandang Kesenian?
Aksi Panggung Duel Asmara
ACEHBesmart.com - ACEH NANGGROE, Dimana kesenian Merupakan Hasil Usaha Manusia, yang terbentuk berdasarkan situasi alam,bentang geografis ,kondisi dan lingkungannya ,maka tercipalah budaya dan juga seni didalamnya, Maka setiap daerah,suku bangsa akan lahir beragam kebudayaan yang berbeda beda satu dengan lainnya, salah satu cabang dari budaya adalah kesenian ,

Sebagai mana budaya adalah hasil karya manusia seni juga demikian, namun demikian perlu di tegaskan AGAMA bukanlah produk budaya,krn agama merupakan ciptaan tuhan yangg tak boleh di utak atik lagi, namun demikian agama islam khususnya bukanlah agama yang anti terhadap kebudayaan,

Oleh karena itu bagaimana islam memandang kebudayaan dan kesenian tersebut .semua kembali kepada hukum baik atau buruknya sesuatu tersebut, Karena ada kesenian yang baik ada juga kesenian yang buruk, semua berpulang kepada pandangan agama yg berdasarkan al-quran dan sunnah, jika agama memandang buruk kesenian tersebut maka dia buruk dan jatuh pada hukum HARAM atw makkruh, jika agama memandang baik sebuah kesenian itu maka ia jatuh pada hukum ,wajib,sunnah ,jaiz.

Seni dan kesenian identik dengan yg indah indah ,elok rupawan.pemandangan yang menyenangkan dan sebagainya sesala sesuatu yg indah indah, dan pada umumnya sesuatu yg indah indah disenangi tuhan,karena tuhan itu zat yang indah dan menyukai segala keindahan.
Sabda nabi muhammad, s,a,w "Innallaha jamil yuhibull jamal", Artinya ,Allah itu indah dan mencintai segala yg indah indah (H,R MUSLIM), Maka dari itu untuk menetapkan sesuatu itu indah atau tidak ,bukan pada penilaian manusia dan bukan pula pada keinginan hawa nafsu manusia semata, tapi keindahan itu sudah ditetapkan tuhan, Sebagimana yg sudah kita uraikan diatas ada kesenian baik dan ada yang buruk, Maka kesenian yang baik adalah segala kesenian yang dipandang baik dlm agama juga tidak merusak moral ,tidak membuat manusia lalai dari segala kewajiban ibadahnya, dan kesenian yang tidak membuat manusia lupa pada tuhan nya,

Sebaliknya kesenian yang buruk adalah kesenian yg terlarang dlam agama ,kesenian yg merusak moral manusia ,merendahkan nilai nilai agama ,melalaikan kepada ibadah,dan segala rupa kesenian yang membuat manusia lupa kepada tuhannya,

Juga perlu diperhatikan apakah dengan kesenian itu menjadi wasilah kepada MAKSIAT,maka itu juga haram hukumnya, karena ada qaedah dalam usul fiqh yaitu; “HUKUM WASILAH(JALAN YG MENUJU) SERUPA DENGAN HUKUM TUJUAN)

Menyikapi Piasan Seni Kota Banda Aceh di Taman Sari Kota Banda Aceh, Senin (14/9) malam. Piasan Seni yang mengusung tema ÒInspiration of ArtÓ ini berlangsung hingga (16/9/2015), menampilkan berbagai atraksi kesenian ,termasuk atraksi tarian india nan erotis hingga disoraki oleh penonton, Kita patut bersyukur masyarakat di kota madani masih punya barometer yang positif dalam memberi penilaian terhadap sebuah kesenian, tarian yang erotis tersebut dan terkesan vulgar yang menampilkan seorang penari wanita yg tidak berjilbab dan menari nari ala india, akhirnya dihentikan oleh panitia [sebagaimana yg dimuat oleh koran serambi selasa 15-9-2015]

Akhirnya kami sebagai masyarakat hanya bisa berharap agar kegiatan apapun yg mengatas namakan kebudayaan aceh ,agar disajikan benar benar kebudayaan yang berbasis nilai nilai yang mendidik,dan memberikan gambaran bahwa budaya aceh adalah budaya yg disandarkan kepada kepada nilai yang luhur,seperti yang sudah diwarisrkan oleh orng tua kita dahulu,betapa kental nilai nilai religi yang terkandung dalam setiap seni budaya aceh, disaat yang sama identitas itu begitu di tunggu oleh penikmat seni, bahwa aceh adalah bangsa yang menjunjung tinggi nialai nilai agama tak terkecuali dlm hal berkesenian dan budaya itu sendiri

[Sumber : TGK H kobin, Penulis tidak memiliki titel sarjana apalagi master ,pernah belajar di dayah bustanul huda paya pasi,kec julok kab aceh timur, LINK]
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kota Banda Aceh : Bagaimana Islam Memandang Kesenian? Rating: 5 Reviewed By: T. Naganur TubeHD