Latest News
Powered by Blogger.
Thursday, September 10, 2015

Kloter I Bertolak Ke Mekkah Arah Saudi

Kloter I Bertolak Ke Mekkah Arah Saudi
JAMAAH Calon Haji (JCH) berebut untuk foto bersama Desy Ratnasari, artis yang juga Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN yang hadir pada pelepasan JCH Kloter I di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh, Rabu (9/9). Kloter I terdiri atas 393 JCH asal Banda Aceh dan Aceh Besar. SERAMBI
 
ACEHBesmart.com - ACEH NANGGROE, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan MM, atas nama Gubernur Zaini Abdullah, Rabu (9/9) pukul 17.00 WIB melepas resmi keberangkatan JCH kelompok terbang (kloter) I Aceh di Aula Utama Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh. Kemudian, JCH tersebut tadi malam, pukul 21.55 WIB, bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Kloter I yang take off itu berjumlah 393 orang, terdiri atas JCH Aceh Besar dan Banda Aceh. Dalam sambutan gubernur yang ia bacakan, Sekda Aceh meminta JCH meningkatkan kesabaran dan ketekunan dalam melaksanakan berbagai rangkaian ibadah haji selama di Tanah Suci.

Dermawan menambahkan, setiap musim haji, jutaan umat Islam dari berbagai belahan dunia berkumpul di Arab Saudi, sehingga jamaah sangat mungkin mengalami kondisi yang serbaharus antre, berdesak-desakan, serta hawa panas yang suhunya berbeda jauh dengan di Tanah Air. “Kondisi-kondisi tersebut tentunya membutuhkan kesabaran dan ketabahan dari jamaah sekalian,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Sekda Aceh kepada petugas kloter dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). “Sebagai petugas haji kita harus meningkatkan kesabaran dan keteguhan dalam mendampingi jamaah. Menurut saya, bukanlah hal yang mudah untuk mendampingi jamaah haji yang sekian banyak, yaitu 383 orang tiap kloter,” sebutnya.

Sekda menekankan, pelayanan terhadap jamaah harus total, mengingat latar belakang dan karakter setiap jamaah yang berbeda. Demikian pula kebutuhan dan keinginannya. “Oleh karenanya, tingkatkan dan jagalah kesabaran Saudara-saudara menghadapi kondisi seperti itu,” tambah Dermawan.

Selain itu, para petugas diharapkan Sekda bekerja semaksimal mungkin dan sigap dalam menghadapi situasi dan kondisi apa pun yang ditemui di lapangan.

Dermawan juga meminta agar para petugas selalu menjaga kekompakan kloter dan menjaga citra serta marwah orang Aceh selama berhaji. Ia juga menyinggung soal waiting list (daftar tunggu) JCH Aceh yang sudah mencapai 74 ribu orang, sehinga apabila mendaftar tahun ini, maka diperkirakan baru bisa berangkat sekitar 17 tahun lagi.

Terhadap kondisi itu, Pemerintah Aceh, kata Dermawan, akan terus berupaya agar ke depan ada kebijakan nasional dan tambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi sehingga antrean tersebut dapat diperpendek.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, HM Daud Pakeh menyampaikan bahwa pada musim haji tahun ini kloter I sampai VIII merupakan kloter penuh JCH asal Aceh. Tiap kloternya berisi 382, 383, atau 389 orang, sedangkan kloter IX yang berjumlah 47 orang akan bergabung dengan jamaah dari embarkasi lain.

Menurut Daud Pakeh, terdapat beberapa perbedaan pelaksanaan ibadah haji tahun ini dengan tahun lalu, yaitu ada tujuh kloter yang berisi penuh JCH Aceh, sedangkan kloter VIII merupakan gabungan dengan embarkasi lain. Perbedaan lainnya, Serta pesawat yang digunakan tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu, yaitu pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 berkapasitas 393 orang. Sebelumnya, JCH berangkat menggunakan pesawat Garuda Boeing 777 berkapasitas 425 orang.

“Seluruh JCH Embarkasi Banda Aceh akan diberangkatkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Tidak melalui embarkasi lain, termasuk sisa kloter penuh akan kami berangkatkan melalui bandara tersebut bersama jamaah dari embarkasi lainnya,” ujar Daud.

Ia sebutkan, JCH Aceh yang berangkat tahun ini didominasi kaum perempuan yang sebagian besar berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Jumlahnya lebih dari 30 persen. Sementara usia jamaah rata-rata 50 sampai 60 tahun yang jumlahnya lebih dari 27 persen.

Selain itu, rata-rata pendidikan JCH hanya tamat SD/MI (lebih dari 30%) dan 95% belum pernah menunaikan ibadah haji. Tahun ini, sebutnya, seluruh pemondokan jamaah haji Aceh selama berada di Mekkah, berada antara 1 dan 4 kilometer dari Masjidil Haram. Namun, bagi yang jauh tetap disediakan bus. Maktab terdekat dengan Masjidil Haram yang ditempati jamaah Aceh adalah di wilayah Jarwal, sedangkan yang terjauh di wilayah Raudhah dan Syisyah.

[Sumber : Serambi Nanggroe]
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kloter I Bertolak Ke Mekkah Arah Saudi Rating: 5 Reviewed By: T. Naganur TubeHD